Hari ini saya membaca satu pesan menarik dalam kitab "Syarhul Hikam" yang ingin saya bagi kepada sahabat semua. Entah di halaman berapa saya membacanya, saya hanya menemukannya tanpa disengaja saat membolak-balik lembar demi lembar kitab tersebut. Pesannya begini, "Sedikitlah berbahagia saat menerima sesuatu yang menyenangkan, niscaya kau akan merasakan sedikit kesedihan saat kehilangannya"
Pesan yang tidak terlalu panjang, tapi cukup membuat saya bergetar membacanya. Saya bisa membaca realitas masyarakat yang seringkali rela mati karena kehilangan benda yang dicintainya. Bahkan ada yang dengan tega melakukan pembunuhan karena kahawatir kehilangan sesuatu yang dianggapnya berharga. padahal kesedihan, rasa tidak rela yang berlebihan itu hanya akan timbul bila kita memiliki benda tersebut dengan berlebihan. Dalam bahasa nabi, mungkin seringkali kita dengar kata bijak, "Cintailah seseorang sekedarnya saja dan bencilah seseorang sekedarnya pula".
Maka, bila kita diberi nikmat oleh Allah, jangan terlalu bahagia atau berlebihan memiliki nikmat tersebut, sehingga enggan berbagi dengan orang lain. Bukti bahwa kita tidak berlebihan dalam memilikinya adalah dengan berbagi terhadap sesama. Sedikit remeh memang, tapi ini sangat penting untuk kita lakukan mengingat kita tidak tahu kapan sesuatu berharga yang menjadi milik kita akan meninggalkan kita. Semua yang kita cintai pasti akan pergi, baik karena mereka pergi dari kita atau kita yang lebih dulu meninggalkan mereka. Semua hanyalah persoalan proses dan cara saja.
Bagi para sahabat semua, ingatlah bahwa apa yang ada dan akan ada dalam kehidupanmu adalah amanah. Jagalah amanah itu sebaik mungkin. Maka kebahagiaan dan cinta kan selalu menyertaimu dimana, kapan dan bersama siapapun kau berada.
Selasa, 05 Agustus 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar